logo irwantoshut.net
 
 
 


 
BEST IMAGES
 
superman returns
 
James Bond 007
 
body building
 
michael jackson
 
batman
 
spiderman
 
secret of britney
 
HARRY POTTER
 
free counters
 



Kayu Besi Pantai (Pongamia pinnata ( L.) Pierre )
Tumbuhan Sumber Bahan Bakar Alternatif
Oleh : Irwanto, 2008

Kenaikan harga minyak mentah dunia mencapai USD 150 per barel membuat pemerintah kewalahan. Menjadi buah simalakama, dengan berat hati Pemerintah harus mengurangi subsidi BBM dalam negeri. Walaupun sebagai negara penghasil minyak yang tergabung dalam OPEC tapi Indonesia tetap saja masih mengimpor minyak dan tergantung harga minyak internasonal. Harga BBM dalam negeri pun meningkat, harga kebutuhan pokok pun tak mau ketinggalan ikut naik. Inflasi melebihi angka yang diprediksi sebelumnya. Pemerintah harus merevisi RAPBN agar memperkecil defisit anggaran yang terjadi. Beberapa proyek pembangunan harus ditangguhkan, memprioritaskan hal-hal yang lebih penting.

pongamia pinnata

Kebutuhan bahan bakar kita masih tergantung pada bahan bakar fosil yang tidak terbaharui, padahal bumi Indonesia kaya akan sumberdaya alam hanyati yang bisa dijadikan bahan bakar alternatif. Pongamia pinnata (L.) Pierre dalam bahasa Inggrisnya disebut “Pongam” atau “Indian beech” atau “Fijian longan”.

pongamia

Populasi Pohon Kayu Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre)
di Pulau Marsegu Kabupaten Seram Bagian Barat

di website www.irwantoshut.net:
Pohon Besi Pantai ( Pongamia pinnata (L.) Pierre ) toleran terhadap kisaran suhu yang luas sampai 50°C. Kisaran tempat tumbuhnya pada ketinggian antara 0 - 1200 m. Cukup toleran terhadap naungan, setidaknya ketika muda. Curah hujan tahunan yang dibutuhkan adalah 500 - 2500 mm, dengan musim kering 2 - 6 bulan. Tumbuh alami di hutan dataran rendah pada tanah berkapur dan batu karang di pantai, sepanjang tepi hutan bakau dan sepanjang aliran dan sungai pasang surut. Pertumbuhan yang paling bagus dijumpai pada tanah liat berpasir, tetapi akan tumbuh juga pada tanah berpasir dan tanah liat yang bergumpal-gumpal. Sangat toleran pada kondisi masin/salinitas tinggi dan alkalinitas.
Pohonnya dapat mencapai dewasa dalam 4 atau 5 tahun, berbunga pada umur 4 – 7 tahun. Pohonnya dapat menghasilkan 9 – 90 kg biji per pohon, menunjukan potensinya 900-9000 kg biji per ha. Dalam tiap kg terdapat 1500 – 1700 biji Pongamia pinnata (L.) Pierre. Biji Pongamia pinnata (L.) Pierre mengandung 30 - 40% minyak. Pongamia pinnata (L.) Pierre mudah untuk dikembangkan langsung dengan biji atau penanaman dengan anakan atau stump dari pangkal akar diameter 1 – 2 cm. Perbanyakan dengan stek cabang dan akar permukaan juga dapat dilakukan.
Minyak Biji Pongamia pinnata (L.) Pierre sebagai biofuel mempunyai sifat fisik hampir sama dengan diesel konvensional. Gas emisi biofuel yang dihasilkan lebih bersih dibandingkan dengan diesel konvensional. Tidak mengandung campuran polyaromatic dan mengurangi emisi dan gas beracun.
Biofuel mengurangi secara drastis kandungan sulfur (<350ppm) dan bilangan Cetane lebih tinggi (>51) yang dibutuhkan untuk penyulingan industri diesel. Di dalam biofuel terdapat spesifikasi penting membantu pelumasan diesel yang rendah Belerang (0.13-0.16%). Spesifikasi titik api untuk biofuel lebih tinggi >550°C dibandingkan diesel minyak bumi adalah 350°C. Biofuel membantu meningkatkan titik api, hal diperlukan untuk keamanan dan keselamatan. (www.greenfueltech.net).
Bila dibandingkan dengan tumbuhan penghasil biofuel lain seperti Jarak Pagar (Jatropha curcas), Pohon Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre) mempunyai keunggulan komperatif. Pohon Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre) mempunyai manfaat untuk industri pengobatan sedangkan Jarak Pagar (Jatropha curcas) dikenal sebagai tumbuhan beracun. Hal ini yang menjadi alasan dianjurkan perkebunannya jauh dari pemukiman penduduk. Jarak Pagar (Jatropha curcas) sangat berbahaya untuk anak-anak kecil, karena bijinya mempunyai rasa yang enak/gurih tetapi mengandung racun. Empat biji Jarak Pagar (Jatropha curcas) dapat berakibat fatal apabila dimakan oleh anak-anak.
Beberapa literatur ilmiah menginformasikan mengenai Jatropha sebagai racun khususnya bagi anak-anak kecil. Tidak hanya di India tetapi juga di Negara-Negara Afrika dimana Jarak Pagar (Jatropha curcas) telah ditanam beberapa dekade lalu. Dalam perencanaan untuk penanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas) dalam areal yang luas, perlu dipikirkan cara melindungi anak-anak dari tumbuhan beracun ini. Penelitian di Thailand dan selanjutnya di beberapa negara lain membuktikan bahwa Minyak Jarak Pagar (Jatropha curcas) dapat menyebabkan kanker kulit. Jurnal Kanker Jepang terkenal menerbitkan banyak penelitian mengenai masalah ini. Di sisi lain minyak biji Besi Pantai digunakan untuk perawatan masalah gangguan kulit. Banyak orang India menggunakan minyak besi pantai sebagai obat tradisional penyembuh kanker.

Manfaat dari Pohon Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre)

Pongamia pinnata (L.) Pierre berperan dalam menyediakan dua sumber energi : kayunya sebagai bahan bakar dalam memasak, sedangkan minyak yang berasal dari bijinya dimanfaatkan untuk penerangan. Kayunya juga menyediakan timber untuk lemari dan kereta beroda dan pulp kertas. Minyaknya digunakan sebagai pelumas, dimanfaatkan dalam industri penyamakan kulit tradisional di India, dan dalam pembuatan sabun, pernis dan cat. Pongamia pinnata (L.) Pierre digunakan dalam reforestasi tanah kurang subur, sistem akarnya yang ekstensif berguna dalam menahan erosi. Di Sri Lanka ditanam sebagai penahan angin. Daun, bunga dan bijinya dimanfaatkan sebagai pupuk hijau, daun dan bijinya juga sebagai pakan ternak. Bunganya merupakan sumber serbuk sari dan nektar yang baik untuk madu hitam/coklat.

pongamia pinnata

Hasil ekstraksi Pongamia pinnata (L.) Pierre oleh Laboratorium SBRC - LPMM IPB Bogor. (Agustus 2009)

INFO KEHUTANAN
Senin, 11 Januari 2010
Manfaat Hutan dalam Perdagangan Karbon
Rabu, 23 Desember 2009
Konferensi Kopenhagen titik tolak baru kerja sama Internasional dalam penanggapan Perubahan Iklim
Jumat, 06 Maret 2009
Indonesia Gagal Manfaatkan Karbon
Senin, 24 November 2008
Menebang Hutan untuk Menyukseskan Program GERHAN
Senin, 17 November 2008
Prospek Pengembangan Ekowisata Kawasan Wisata Alam Laut Pulau Marsegu dan Sekitarnya
Pemanfaatan Hutan Mangrove Teluk Kotania Kabupaten Seram Barat Maluku
Pengembangan Cluster Khusus Taman Nasional Manusela Wilayah Kapet Seram
Kehidupan Masyarakat Terpencil Bagian Utara Wilayah Kapet Seram
Sabtu, 16 Agustus 2008
Bintangur Pantai (Callophylum inophylum L )
Sumber Bahan Bakar Alternatif dan Manfaat Lainnya.
Kayu Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre)
Tumbuhan Sumber Bahan Bakar Alternatif

Ekstrak daun dan biji merupakan antiseptik melawan penyakit kulit dan rematik. Biji yang telah dimemarkan dan dipanggang dulu digunakan sebagai racun ikan. Di pedalaman, daun-daun kering disimpan pada lumbung padi atau biji-bijian yang untuk mengusir serangga.
Pongamia pinnata (L.) Pierre akan tetap diperlukan sebagai pohon reforestasi dan kayu bakar karena kemampuan adaptasinya terhadap tanah-tanah kurang subur dan masin, berbagai produknya yang bermanfaat, dan mudah ditanam. Pongamia pinnata (L.) Pierre (Famili Leguminoceae, subfamili Papilionoideae) merupakan salah satu tanaman fiksasi nitrogen, yaitu tanaman yang bersimbiosis dengan Bakteri Rhizobium dalam menyuburkan tanah.

Catatan :
Sementara dalam Penelitian untuk mengkaji hal ini lebih mendetail

INFO JENIS TANAMAN POHON KEHUTANAN
 
Bintangur Pantai (Callophylum inophylum L ) Sumber Bahan Bakar Alternatif dan Manfaat Lainnya.
 
Kayu Besi Pantai (Pongamia pinnata (L.) Pierre) Tumbuhan Sumber Bahan Bakar Alternatif
 
Buah Rao - Dracontomelon dao (Blanco) Merr. & Rofle
 
Pengaruh perlakuan awal dan suhu simpan terhadap perkecambahan benih Merbau (Intsia bijuga O.K)
 
Usaha pengembangan Jati (Tectona grandis L.f)
 
Pengembangan tanaman Sukun
 
Penggunaan tanaman actinorhizal Casuarina equisetifolia L pada rehabilitasi lahan alang-alang dengan sistem Agroforestri
 
Pengembangan tanaman jarak (Jatropha curcas L) sebagai sumber bahan bakar alternatif
 
Penilaian kesehatan hutan tegakan Jati (Tectona grandis) dan Eucalyptus (Eucalyptus pellita) pada kawasan Hutan Wanagama I
 
Pengaruh perbedaan naungan terhadap pertumbuhan semai Shorea sp di persemaian
 
Hutan tanaman Shorea smithiana prospektif, sehat dan lestari
 
Budidaya Tanaman Kehutanan. Acacia mangium, Agathis spp, Aleurites moluccana, Cinnamomum porrectum, Eucalyptus, Gonystylus bancanus, Khaya anthotheca, Melia azedarach, Peronema canescens, Pinus merkusii, Santalum album, Swietenia, marophylla, Famili Dipterocarpaceae, Shorea spp, Shorea leprosula, Shorea selanica
 
Menyediakan Benih Tanaman Kehutanan

 

   
bahan bakar alternatif biofuel
HOME
GLOBAL WARMING
INDONESIA FOREST
INDONESIA BIODIVERSITY
CDM IN INDONESIA
MANGROVE FOREST
THE IMPORTANCE OF TREES
FOREST AND ECOLOGY
KIND OF CONSERVATION
KIND OF BIODIVERSITY
HOW PLANTS GROW
FOREST PICTURES
HEALTHY LIFESTYLES
INVEST IN SERAM
FOREX TRADING
MAKING LOANS
MORTGAGE
FACEBOOK
PENELITIAN
PAPER / ARTIKEL
KULIAH KEHUTANAN
PERJALANAN
DIARY
GAMBAR / LOGO
BERITA KEHUTANAN
PROSIDING NFP
KESEHATAN TUBUH
KOTA AMBON
UNIVERSITAS PATTIMURA
TIPS MAHASISWA
BIODATA IRWANTO
PHOTO PRIBADI
FACEBOOK IRWANTO
BUKU TAMU
 

Hasilkan Uang
dari Blog atau
Website Anda

money

 
DOWNLOAD FREE SOFTWARE
FREE SOFTWARE
DOWNLOAD FREE
GAMES

FREE GAME
 

PICT & BOOKS

BEST PICTURE

 
BOOKS DEGRADATION
 
 TREE SEED
 
 
Related Links
MANGROVE WEBS COM
BACK TO
NATURE
NATURE
HEALTHY
SAVE FOREST
WEBS
FORESTER'S BLOG
WORDPRESS
INDONESIA FOREST PICTURES
PROJECT CDM IN INDONESIA

Privacy Policy
Google Adsense

Google Mail

Yahoo Mail

Adwords

Adbrite

email:
irwantoshut@yahoo.com. irwantoshut@gmail.com.
sms: 081343007763

Subscribe to updates


TIP : Hematkan waktu anda saat mencari informasi dengan Search Engine : Ketik kata yang ingin dicari, jika merupakan 2 atau 3 kata, "harus" memakai tanda petik pada awal dan akhir, agar search engine tidak mencari secara terpisah. Contoh: "Bahan Bakar Alternatif" Jika tipe file PDF yang ingin dicari ketik: filetype:pdf - Contoh: "Bahan Bakar Alternatif" filetype:pdf

Custom Search